: Kasus Baru Covid-19 di DIY Kembali Melonjak 7 Orang, Pasien Sembuh Tambah 5 Orang Kamis, 25 Juni 2020               : Pemkot Bogor mencatat, terdapat 10 mal yang mengajukan izin beroperasi kembali di tengah pandemi corona.               : Demo penolakan UU Cipta Kerja pada tanggal 8 Oktober 2020 berpotensi meningkatkan kasus Covid-19              
Blog single photo

Berita Pelaksanaan Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2020

Pelaksanaan Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2020

Jakarta- World Breastfeeding Week (WBW) atau Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 mengangkat tema global Support Breastfeeding for a Healthier Planet”, sedangkan tema nasional di Indonesia adalah Dukung Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat”, dengan slogan Menyusui: Ibu Terlindungi, Anak Kuat, Bumi Sehat”.

Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 difokuskan pada dampak pemberian makan bayi terhadap lingkungan/perubahan iklim dan keharusan untuk melindungi, mempromosikan dan mendukung pemberian ASI untuk kesehatan bumi dan masyarakat.

Peringatan Pekan Menyusui Sedunia diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk turut berperan serta dalam  mendukung setiap ibu agar berhasil menyusui, sehingga dapat berkontribusi pada pencegahan stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan dalam Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 akan diselenggarakan baik di tingkat Pusat maupun Daerah, berupa kampanye menyusui, webinar, talkshow, Lomba ibu bekerja dengan ASI  Eksklusif, dan kegiatan lainnya yang  dilaksanakan oleh berbagai pihak dari pemerintah, mitra kerja, akademisi,  organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, media dan masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan Kemenkes pada tahun ini adalah 2 kali Webinar Nasional, temu media, dan talkshow di radio Kemenkes, webinar pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020, yang dibuka oleh Menteri Kesehatan, dengan panelis narasumber dari Kementerian Limgkungan Hidup dan Kehutanan, Komnas Perlindungan Anak, Majelis ulama Indonesia dan publik figur Zaskia Adya Mecca.

“Salah satu kontributor terhadap perubahan iklim dan degradasi lingkungan yaitu sistem pangan dan pola konsumsi. Pengurangan emisi karbon dan penyehatan ekologi dapat dimulai dari praktek menyusui karena ASI merupakan makanan alami selalu tersedia dan aman bagi lingkungan serta diproduksi tanpa menghasilkan polusi, kemasan dan limbah yang dapat menyebabkan degradasi lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Menyusui investasi hidup bayi, anak dan ibu serta lebih menyelamatkan bumi dan isinya,” ujar Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dalam pembukaan webinar nasional Pekan Menyusui Sedunia 2020.

Side Event Webinar yang kedua diisi oleh panelis narasumber dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Unicef dan Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan (Kemenkes). Dalam talkshow di Radio Kesehatan diskusi terkait Pekam Menyusui Sedunia dilakukan oleh  Direktur Gizi Masyarakat beserta Co-founder Ayah ASI Di Indonesia.

Pesan yang ingin disampaikan dalam pelaksanaan Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020, bahwa dengan melakukan pemberian ASI makan anak dan ibu terlindungi kesehatannya dan menjaga kelestarian alam serta menyehatkan bumi. Apa hubungan menyusui dengan kesehatan bumi? Karena menyusui zero waste tidak ada sampah, tidak memyebabkan polusi, tidak menggunakan sumber daya air atau gas untuk memanaskan, sehingga pemberian ASI selain banyak sekali kebaikannya untuk kesehatan ibu dan anak, juga kita menjaga kelestarian bumi. Mari kita dukung menyusui untuk bumi yang lebih sehat. (YEP)

 

 

Komentar

Top