: Kasus Baru Covid-19 di DIY Kembali Melonjak 7 Orang, Pasien Sembuh Tambah 5 Orang Kamis, 25 Juni 2020               : Pemkot Bogor mencatat, terdapat 10 mal yang mengajukan izin beroperasi kembali di tengah pandemi corona.               : Demo penolakan UU Cipta Kerja pada tanggal 8 Oktober 2020 berpotensi meningkatkan kasus Covid-19              
Blog single photo

Gizi Berseri

Selama masa pandemi Covid-19, tentunya sumber informasi kesehatan khususnya gizi tetap diperlukan bagi masyarakat. Untuk itulah Direktorat GIZI BERbagi SERial Informasi tercipta yang Sahabat Gizi kenal dengan “GIZI BERSERI”. GIZI BERSERI merupakan serial informasi gizi berbasis webinar dengan 1 SKP DPP PERSAGI di setiap serinya. Sasaran dari GIZI BERSERI diantaranya tenaga gizi dan tenaga kesehatan lainnya, akademisi mulai dari mahasiswa, dosen sampai organisasi profesi, dan tentunya masyarakat umum termasuk Sahabat Gizi yang concern terhadap per-GIZI-an di Indonesia. Materi yang disampaikan pada Webinar GIZI BERSERI merupakan informasi gizi terkini dan akurat tentunya karena dibawakan oleh para pakar di bidangnya.

GIZI BERSERI seri pertama dibuka oleh tema “Puasa #dirumahaja, Gizi tetap terjaga”.  Seri pertama ini diisi oleh pakar dari Asosiasi Dietisien Indonesia dan Institut Pertanian Bogor yang menyampaikan informasi kecukupan gizi selama puasa di masa pandemi Covid-19 serta bagaimana memilih serta menjaga mutu gizi pangan segar dan olahan. Seri kedua dilanjutkan dengan tema “Tepat Menyusui di Masa Pandemi Covid-19” yang menghadirkan Satgas ASI IDAI serta UNICEF yang membawakan informasi praktik menyusui di masa pandemi Covid-19, dukungan menyusui pasca isolasi serta rekomendasi global praktik menyusui di masa pandemi Covid-19. Setelah sesi menyusui pada seri kedua, seri ketiga diisi oleh pakar dari POGI dan IPB yang mengangkat tema “Bumil Bebas Anemia Meski #dirumahaja”. Pada seri ketiga ini kita disuguhkan materi yang jelas tentang rekomendasi pemberian TTD pada ibu hamil selama pandemi Covid-19 serta materi gizi seimbang untuk menangkal anemia.

Serial keempat Gizi Berseri menyuguhkan tema “MP-ASI Shat, Anak, Kuat, Corona Lewat” yang menghadirkan 3 pakar dari IDAI, Poltekkes Jakarta II dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Seri keempat ini memberikan informasi yang jelas tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) di masa pandemi Covid-19. Setelah berbicara tentang pemberian makan bayi dan anak, seri kelima menampilkan pakar gizi, pakar kebugaran dan chef dari Poltekkes Denpasar dan Universitas Esa Unggul dengan tema “Masih #dirumahaja, Lebaran Jangan Lebar-an” yang mengangkat fenomena kenaikan berat badan di hari raya namun dapat disiasati dengan aktivitas fisik serta hidangan lezat namun sehat.

Melanjutkan dari seri sebelumnya yang membahas makanan lezat, maka semakin lengkap dengan diberikannya materi pangan fungsional. Di seri keenam ini tema yang diambil adalah “Pangan Fungsional, Gaya Hidup di Masa #tatananhidupbaru” yang menghadirkan pakar gizi dari IPB, I3L serta dari dunia usaha. Seri keenam ini kita dikenalkan pada pangan fungsional serta potensinya dan bagaimana mengoptimalkannya. Terlepas dari pangan, kita beralih ke gizi bencana pada seri ketujuh dengan tema “Respon Gizi pada Pandemi Covid-19” yang menghadirkan narasumber dari Kemenkes dan UNICEF tentang bagaimana klaster kesehatan dalam penanggulangan gizi akibat Covid-19.

Seri kedelapan kembali mengangkat tema “Remaja Putri Cerdas Tanpa Anemia” yang menjelaskan bagaimana remaja putri tanpa anemia dapat berprestasi. Berlanjut seri kesembilan yang memiliki tema “Makan Ikan: Anak Cerdas, Imun Terjaga” yang memberikan informasi terkait potensi ikan dalam memenuhi gizi seimbang. Dan seri terakhir GIZI BERSERI ditutup dengan tema “Pintar Baca Label, Kunci Makan Sehat Bergizi”, selain menampilkan pakar yang keren namun juga menampilkan semua host dari semua serial. GIZI BERSERI selalu dapat Sahabat Gizi saksikan pada kanal Youtube Direktorat Gizi Masyarakat.(ZS)

Komentar

Top